Selain keindahan alamnya, Bali juga terkenal dengan budaya dan produk kerajinan tangannya. Jika kamu berkunjung ke Bali jangan hanya membeli oleh-oleh dari supermarket atau toko-toko penjual kerajinan. Sesekali cobalah mengeksplore langsung desa-desa pengrajin yang ada di Bali dan melihat langsung proses pembuatannya. Keuntunganya kamu bisa melihat langsung proses pembuatannya, mendapat harga pengerajin dan juga kmu bisa mengorder desain custom sesuai keinginanmu. Berikut beberapa desa pengerajin yang wajib kamu kunjungi di Bali.

Bamboo furniture making in Bona GIanyar

1. Bona
Desa Bona teletak di Blahbatuh, Gianyar. Jaraknya sekitar 28 km dari Denpasar. Kerajinan yang terkenal dari desa ini ada Tenun Endek, Perhiasan Perak dan kuningan, furniture bambu dan juga tas anyaman. Kamu bisa memlihat langsung proses pembuatan kain endek yang biasa digunakan mayarakat Bali dalam upacara adat. Mereka membuatnya di rumah-rumah penduduk ataupun di sentra usaha kerajinan endek. Harga endek berkisar mulai dari 200 ribu ke atas.

2. Sidemen
Sidemen merupakan wilayah dari Kabupaten Karangasem, sekitar 44 km dari Denpasar. Desa ini terkenal dengan produk songket dan juga endeknya. Ada beberapa pusat pembuatan tenun dan lebih banyak lagi ibu ibu yang menenun di rumahnya. Sidemen juga memiliki pemandangan terasering dengan latar gunung agung yang megah. Di sini mereka mengunakan pewarna alami dan juga pewarna pabrik, kita bisa memesan sesuai permintaan. Harga songket berkisar dari 700 ribu ke atas.

Sidemen Village – Pelangi Workshop Songket & Ikat


3. Celuk

Celuk terletak di Kabupaten Gianyar sekitar 20 menit dari Denpasar. Celuk merupakan desa yang penduduknya dominan bekerja sebagai pandai perak secara turun temurun. Mereka juga festival sendiri bernama Celuk village festival yang memamerkan produk perak unggulan mereka. Mereka juga biasa mengeksport barang ke luar negeri. Kamu juga bisa memesan sendiri desain untuk kalung, kalung atau cincin. Hitung-hitung untuk cincin pernikahanmu kelak.

Silversmith in Celuk, Gianyar.


4. Sesetan

Sesetan terletak di Denpasar, desa ini terkenal dengan kipas tangan (hand fan), produksinya menggunakan sistem komputerisasi sehingga motif yang dibuat tidak monoton. Style kipasnya mulai gaya tradisional dengan seluruh lembaran kipas diukir, dilukis, hingga modern dengan menggunakan teknik laser. Modifikasi kipas yang lain memakai kain tenun endek dan kain lain sesuai selera si pemesan. Produknya sudah diekspor secara berkala ke beberapa kota di luar negeri, seperti London, Paris, Brisbane, Florida, Valencia, Tokyo, dan Spanyol. Bangga punya produk lokal yang bisa dikirim ke kota kota fashion.

The crafstmen making hand fan in Sesetan, Denpasar-Bali


5. Muntigunung
Dulu desa ini merupakan desa yang terknal sebagai desa gepeng dan miskin di Karangasem Bali. Akan tetapi semenjak kedatangan LSM dari luar negeri yang membantu memberdayakan masyarakat, kini desa ini menjadi desa penghasil anyaman ayunan bayi, hammock pantai, tas bali, anyaman lontar, mente dan teh bunga rosella. Di sana juga sedang digallakan program trekking dari muntigunung menuju puncak Bukit Sari di Songan Kintamani dengan pemandangan Gunung dan Danau Batur, Gunung Agung, Pulau Lombok dan Samudra Hindia.

Hammock made in Muntigunug village

 

Bagaimana menurutmu, menarik bukan? Ayo siapkan koper dan kameramu bersiap berlibur ke Bali.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Fill out this field
Fill out this field
Mohon masukan alamat email yang sah.
You need to agree with the terms to proceed

Menu